Tuesday, April 22, 2008

Telah lahir...

22 April 2008 09:38:34



Ass, telah lahir dgn sehat dan selamat,
PUTRI kami pd hr Selasa pkl 03.10
di RS Budi Kemuliaan
(IGUS & IKSAN)


Selamat ya Gus... ;)
Semoga putrinya menjadi anak yang Soleha dan Berbakti pada Orangtua...

Monday, April 21, 2008


jika aku jatuh cinta pada senyummu...
bagaimana cara aku menyimpan dan memilikinya...

jika kamu bahagia bukan karnaku...
apa seharusnya aku melepaskanmu..


Sepenggal bait lagu yang melekat dihatiku...

Friday, April 18, 2008

Mana yang lebih hebat....

Kakek meletakkan surat kabar yang ia baca, kemudian menatapku melewati kaca mata plusnya yang tebal.

"Apa itu cerdas?" tanyanya.

"Pandai berpikir." jawabku.

Kakek mengangguk. "Lalu apa itu rajin?"

"Suka bekerja." jawabku lagi.

"Kemarilah." Ia melambaikan tangan agar aku duduk di sisinya. Aku mendekat dan duduk di kursi di sampingnya. Melihat dari dekat wajah kakek yang diukir guratan usia tua, dibingkai sepasang mata teduh yang menyimpan selaksa kebijaksanaan.

"Nah, sekarang katakan, apa yang kau naiki kemarin waktu menuju ke rumah kakek?"

"Mobil." "Benar, mobil. Apa yang membuatnya bergerak?"

"Mm... Roda." "Apakah roda hanya dapat melaju lurus ke depan?" Aku menggeleng.

"Tidak, roda dapat berbelok-belok. "

"Mengapa demikian?" "Karena ada kemudinya." Jawabku lagi.

Masih tak memahami apa hubungansemua ini dengan pertanyaanku tadi. Kakek tersenyum.

"'Roda' adalah 'rajin', karena ia selalu bergerak. Itulah kewajibannya,pekerjaannya, tugas yang harus selalu ia lakukan. 'Kemudi' adalah'cerdas', karena ialah yang berpikir, menentukan kemana roda harus berbelok, ke kanan, atau ke kiri."

"Berarti 'cerdas' lebih hebat, karena tanpa kemudi, roda tak dapat mengerti kemana harus mengarahkan lajunya!" Aku berseru.

"Begitukah? Jika tak ada roda apakah ia akan tetap hebat? Apa jadinya kemudi tanpa roda, apakah mobil tetap dapat melaju?" Kakek bertanya.

"Berarti... 'rajin' lebih hebat. Walaupun tanpa kemudi, ia masih dapat melaju." sahutku ragu-ragu.

"Dan membiarkan mobilnya menabrak segala sesuatu, karena tidak mengikuti alur jalan yang berliku?"Aku memandang kakek.

"Cucuku... Keduanya tidak akan menjadi hebat, bila berdirisendiri-sendiri, terpisah, tanpa mau bergabung. Karena kehebatan itu hanya muncul bila mereka saling mendukung dan bekerja sama. Kemudi yang menentukan arahnya, dan roda yang melajukan mobil sesuai tugasnya.

"Kakek menatapku, "Kau tahu, apa yang membuat keduanya bekerja bersama?"Aku menggeleng.

"Pengemudi mobilnya. Yang mengatur kemudi dan roda agar saling mendukungdan berjalan bersama. Bagaimana laju mobilmu, halus atau kasar, menabrak atau lancar, tergantung siapa yang duduk di tempat itu." jawab Kakek.

"Ia adalah hatimu." Telunjuknya terarah ke dadaku. "Yang mengatur lajunya langkahmu. Dengannya kau memilih, apakah hanya menjadi cerdas, atau hanya menjadi rajin, atau memutuskan mendudukkan keduanya bersisian dan saling melengkapi satu sama lain. Secerdas apapun seseorang, sebesar apapun idenya, tak akan berguna tanpa kerja keras yang mewujudkannya menjadi nyata. Serajin apapun seseorang, bila itu dilakukan tanpa pemikiran, hasilnya hanya akan menjadi sia-sia.

"Kakek menatapku dengan bijak. "Jadi, menurutmu, mana yang lebih hebat, menjadi cerdas atau menjadirajin?"

"Menjadi keduanya." Kataku mantap, dengan senyum lebar membalassenyumnya.

Thursday, April 10, 2008

Terancam Pindah (lagi?).....

Kejadian yang menimpa abang sepupuku berefek dengan rumah tinggalku sekarang. Keputusan pengadilan mengvonisnya 2 tahun lebih itu sudah ditetapkan minggu kemaren. Ia tak tampak sedih, bahkan masih bisa tersenyum. Ntah apa yang ada dipikirannya. Sudah membuat 2 keluarga pusing dan sibuk kesana-kemari. Gak ada rasa sesal kah dia?

Tidak untuk temannya, yang sama-sama divonis 2 tahun lebih. Ia menanggis, meminta Hakim meringankan hukumannya. Tidak banyak yang dikurangi, hanya beberapa bulan saja. Ayah dan Ibunya menangis..

Kami sekarang lagi nyari tempat tinggal yang baru. Perlu diskusi panjang.. ada yang ingin disini, ada yang ingin disana, ada yang ingin tetap... pusing degh...
ada beberapa list yang direkomendasikan
1. Bengkong
+ Transport mudah terjangkau..., byk teman disana
- Macet.... susah air.. sering mati lampu... cape d...

2. Sei Panas
+ Transport mudah terjangkau...
- belum survey... :P

3. Tiban
+ Jalan gak macet.., gampang air, listrik jarang mati... rindang...
- Transport mahal dan jauh..., keamanan jalan mulai tidak nyaman.. byk kejahatan

Masih ada sich tempat yang lain.. cuman cape ah.. nulisnya...


-->