Tuesday, January 10, 2012

Day 1 - Bangkok Here We Come

Yaah , pagi itu , suasana di rumah Santo masih senyap , tapi kami sudah harus terbangun dan bersiap - siap pergi ke Changi airport. Santo ini adalah teman kami di Singapura yang selalu siap sedia memberikan tumpangan menginap apabila kami berlibur ke Singapura. Dan dikarenakan pesawat ke Bangkok terbilang pagi , maka kami memutuskan untuk menginap lagi di rumah Santo. Santo tinggal bersama adiknya Irwan dan Sumi dan juga pamannya yang akrab kami panggil Uncle. Selesai mandi , aku membangunkan Irwan untuk berpamitan , Santo sendiri , Uncle dan Sumi nampaknya masih terlelap.

Sesuai jadwal , kami tiba di Changi Airport 2 jam sebelum penerbangan. Akhirnya , kami manfaatkan waktu ini untuk menjelajahi Changi airport yang megah itu. Foto sana , foto sini , pokoknya setiap menemukan objek yang bagus , kami pun berpose. Ternyata , ruang tunggu di Changi airport ini sangat nyaman sekali , tersedia station internet gratis , bahkan tempat untuk tidur pun ada. Karena hari ini aku berulang tahun , maka aku manfaatkan internet gratis ini untuk menjawab ucapan – ucapan dari teman – temanku di wall FB ku. Saking asyiknya , tak terasa , sudah waktunya kami naik ke pesawat. Penerbangan dari Singapura menuju Bangkok ini akan menempuh waktu hampir 2 jam. Dan tentu saja , sangat on time , tanpa delay.


Waktu di pesawat kami manfaatkan untuk tidur , dan ternyata sudah waktunya mendarat di Suvarnabhumi airport , Bangkok. Dan ternyata , bandara di Bangkok ini nggak kalah megahnya dengan bandara di Singapura. Dan di imigrasi Bangkok ini , ternyata a bunn terbebas dari rutinitas masuk kantor imigrasi seperti di Singapura, hehehe.

Untuk taksi yang kita ambil dari airport , kita akan terkena biaya tambahan sebesar 50 Baht untuk jasa penyalur taksi , dengan biaya rata – rata sekitar 400 Baht menuju Sala Daeng (sudah termasuk TOL) , wilayah dimana hostel kami berada. Kami menuju hostel bersama supir yang ramah namun pas – pasan berbahasa Inggris, sehingga yang bisa kami tangkap dari kalimat dia hanyalah kata Take a nap , nama hostel kami. Dengan tone khas yang dia keluarkan , kata Take a nap pun menjadi memiliki arti tersendiri bagi kami , yaitu bingung bercampur panik , dikarenakan dia pun tidak mengerti dimana letak hostel tersebut. Baru ingat kalau kami sedang megang travel info yang berisikan map, naah disaat itu lah kami buru-buru memberitahukan dimana kira-kira letak hostel kami itu. Dan dia pun akhirnya lega. Dia tau.. fuihh..

Setelah menempuh sekitar 40 menit perjalanan , kami pun akhirnya tiba di hostel Take a Nap. Sebuah hostel yang nyaman dengan penunggu yang ramah. Setelah check in , langsung saja kami mandi , karena kami pun tak sabar lagi ingin segera mengeksplorasi kota Bangkok.

Note and Tips.
1. Di airport Suvarnabhumi sudah tersedia Taxi stand, tinggal milih ajah, lalu sebutin tujuan nya. Syukur2 tempat yang dituju sudah langsung diketahui oleh supir taxinya, jika tidak, ada baiknya ditulis alamat lengkap beserta nomor telp hostel/hotel yang dituju. Karena tidak semua tempat mereka tau. Dan jika ragu dengan supirnya, segera cari taxi yang lain, tidak mau kan diajak muter2 gak jelas arahnya, secara kita juga tidak tau daerahnya.

2. Ajak lah supir taxi bincang2 jika mereka mengerti bahasa inggris, selain memupuk rasa keramahan sebagai turis *halaah, kali ajah kita dapat tips atau saran dari sang supir.. :D yah itung2 juga killing time :P

3. Di airport disediakan banyak travel brosur, gak usah malu2 untuk diambil, karena memang sangat berguna sebagai referensi



written by: bby n bunn

Labels: , ,

0 Comments:

Post a Comment

<< Home


-->